Rumah Kontrakan Terduga Teroris ISIS Digerebek Di Malang


Polres Malang – Rumah kontrakan terduga anggota ISIS, digerebek Tim Densus 88 di Jalan Wijaya 11A, RT07/RW03, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.  Pagi pukul 08.00, petugas mengamankan Sahrul Munif (36) dan 3 orang pria. 
Menurut Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, terduga telah dibawa ke Mabes POLRI. “Pagi diamankan jarak 100 meteran dari rumah. Dia membawa buku. Ada barang bukti dokumen-dokumen, ” ungkap YS Ujung kepada wartawan. 

YS Ujung menyebutkan, pria berinisial SN diduga pernah terlibat aktifitas Perang ISIS di Suriah. “Dia pakai penutup kepala, masuk kelompok Abu Jandal. Sebelumnya, teman-temannya sudah lebih dulu ditangkap. Informasinya ada 2-3 orang meninggal di sana, ” sebut YS Ujung. 
Alamat sesuai KTP, SH tinggal di Perumahan Bumi Mondoroko Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Informasi lain didapat, ia diduga terlibat kelompok JAD (Jamaah Ansharul Daulah). 
Tiga temannya yang pernah ditangkap yakni HA, AH dan JD. Ketiganya pernah diamankan di Malang, beberapa tahun silam. Kelompok ini ditengarai berafiliasi dengan kelompok ISIS.
Hingga kini, menurut YS Ujung, terduga SH masih dimintai keterangan dan didalami peran serta aktifitasnya baik di luar maupun saat berada di Indonesia. “Masih didalami dan penyelidikan, ” tegas YS Ujung.
Sekitar pukul 12,30, rombongan Kapolres dan jajaran Polres Malang tiba di lokasi penggerebekan. Begitu juga jajaran TNI serta Satuan Brimob. Petugas membentangkan police line sekitar  rumah kontrakan. 
Sebatas perlu diketahui rumah kontrakan berpagar biru ini berada dekat pertigaan kampung Jalan Wijaya. Rumahnya menghadap utara dan berseberangan dengan pos kamling. Dirumah ini terbentang spanduk, “Selamat datang http://www.grosir*****.com”. 
Menurut warga, keluarga SH jarang bergaul. Namun sebagian warga lain menyebutkan, keluarga SH tergolong baik dan santun. 
“Biasanya ya beli gorengan dan bubur sumsum. Orangnya sopan kalau bergaul. Sukanya pisang goreng kalai beli di sini, ” cerita Samsul Hadi (41) warga yang berjualan depan rumah SH. (Rz)

Advertisements