Polres Malang| Unjuk Rasa 5 Elemen Sopir Angkutan Konvensional


Singosari (15/05/2018), Pada hari Senin tanggal 14 Mei 2018 mulai pukul 09.00 wib s/d 12.30 wib telah dilaksanakan aksi unjuk rasa 5 elemen sopir angkutan konvensional (sebagaimana tersebut diatas) dengan agenda penitipan buku kir angkutan umum konvensional yang bertempat di kantor UPT LLAJ / Dishub Prop Jatim Jl. Raya karanglo No. 71 Kec. Singosari Kab. Malang.

Adapun agenda unjuk rasa tersebut :
1. Menitipkan buku kir kendaraan angkutan umum kepada pihak UPT LLAJ / dishub prop Jatim yang mana dari pihak UPT sudah memfasilitasi dengan menggundang masing – masing dishub dari Kab. Malang, Kota Malang dan Kota Batu untuk menerima buku kir dari angkutan dari wilayah masing – masing.

2. Melakukan orasi yg menuntut penegakan aturan PM 108 th 2017.

C. Kegiatan aksi unjuk rasa tersebut diikuti oleh 5 elemen sopir angkutan konvensional sebanyal kurang lebih 680 angkot dan taxi dengan rincian

Dari Kab. Malang sebanyak : ± 150 Unit.
Dari Kota Batu sebanyak : ± 130 Unit.

Dari Kota Malang sebanyak : ± 350 Unit MPU dan ± 50 Unit Taksi.

Adapun titik kumpul keberangkatan para sopir yang akan melakukan unjuk rasa antara lain :
1. Untuk wilayah Kota Malang
a. Terminal Landungsari Kota Malang.
b. Terminal Kacuk Kota Malang.
c. Terminal Gadang Kota Malang.
d. Stasiun Kota Baru.
e. Terminal Arjosari.
f. Terminal Madyopuro.2. Untuk wilayah Kab. Malang
a. Kec. Pakis.
b. Kec. Pakisaji.
c. Kec. Lawang.

Untuk Kota Batu berangkat dari terminal Batu.

Dari hasil pertemuan antara perwakilan angkutan umum dengan fihak terkait dan disaksikan oleh jajaran Polres Malang menghasilkan kesepakatan-kesepakatan untuk dijadikan pedoman dan dilaksanakan.

Hasil dari pertemuan selesai dg hasil pertemuan sbb:

1. Menunda kegiatan semua jenis retribusi terhadap angkutan umum seperti uji kendaraan berkala (kir) ijin trayek angkutan umum ijin usaha pengawasan ijin trayek angkutan umum retribusi parkir berbagai ijin – ijin lainya kepada instansi yang berwenang dan kepada kepala daerah kab / kota malang dan batu sampai PM 108 tahun 2017 ditegakkan dan serta menghapus semua jenis denda dan berbagai sangsi yang timbul (pemutihan) terkait dengan tuntutan aksi tersebut.

2. Meniadakan kegiatan penindakan dan operasi lapanhan terhadap angkutan konvensional sama seperti perlakuan surat direktur jenderal perhubungan darat No : HK.202/I/9/DRJD/2018 tanggal 20 Pebruari 2018 sampai batas waktu PM 108 Tahun 2017 ditegakkan.

3. Bertanggung jawab sepenuhnya atas keamanan buku uji kendaraan berkala (Kir) yang dititipkan kepada Dinas Perhubungan Kab / Kota Malang dan Batu pada hari ini.

Ketua SSI Agua Mulyomo menyampaikan hasil pertemuan kpd para sopir dan para sopir bisa menerima dan selanjutnya para sopir meninggalkan UPT LLAJ Prov Jatim dengan tertib

Selama kegiatan berlangsung dilaksanakan dalam situasi aman, tertib, lancar, terkendali dan kondusif. (SHS)

Iklan